Form WhatsApp

Filosofi Kecoa Terbalik (Dewa Eka Prayoga)

shape image

Filosofi Kecoa Terbalik (Dewa Eka Prayoga)


Selamat malam buat rekan-rekan semua, malam ini saya akan coba membahas tentang sesuatu yang mungkin bisa menjadi pelajaran untuk kita semua, yakni filosofi kecoa terbalik. ini adalah salah satu karya dari Mas Dewa Eka Prayoga , salah satu pendiri billionaire store. saya akan coba repost ulang dalam bentuk blog, semoga bisa menjadi motivasi untuk rekan-rekan yang sedang mengalami masalah yang tidak ada henti-hentinya.

mungkin sebagian rekan-rekan pernah melihat bagaimana kecoa yang terbalik, ia bergerak-gerak berusaha agar badannya bisa berbalik seperti semula dan bisa hidup seperti biasa dan jika dia tetap berbalik, maka  kecoa tersebut bisa mati.

Baca juga:  Beginilah Pengertian Kesejahteraan Menurut Elvyn G. Masassya

Nah, kita akan coba membahas, apa saja sih filosofi yang terdapat dari seekor kecoa yang terbalik. kita mungkin pernah merasakan bagaimana kehidupan kita terasa sulit dan dilanda dengan berbagai macam permasalahan, dari permasalahan rumah tangga, hutang milyaran, ditipu teman, dan punya keinginan nggak pernah tercapai, udah nunggu anak bertahun-tahun nggak juga di kasih, dan banyak lagi masalah yang kita hadapi, jika kita pasif dengan permasalahan yang kita hadapi tersebut, maka nasib kita tidak akan jauh beda dengan kecoa terbalik tersebut, dan kita akan mati secara perlahan, kita tahukan mati itu pasti, tetapi yang di maksud disini adalah mati secara rasa dan motivasi hidup kita.

Saya akan mencoba mengulas bagaimana motivasi hidup seorang mas dewa eka prayoga yang di mana ia benar-benar memulai hidup dan bisnisnya dari titik nol, berbagai macam cobaan hidup dihadapinya, dari sebuah penyakit sampai jatuhnya ekonomi, dimana membuatnya selalu putus asa dan tidak ada harapan untuk bangkit dan sukses. tibalah suatu waktu mas dewa berfikir tentang fenomena kecoa terbalik, dimana jika ia terus seperti itu, maka ia akan perlahan-lahan lumpuh dari cita-cita dan targetnya, tibalah suatu hari ia mencoba memulai diri untuk terus bergerak dengan berjualan apapun yang dimana keuntungannya hanya puluhan ribu (sangat tipis) dengan berbagai macam usaha yang dijalani, dari jualan ceker pedes, kripik pedes dan membuat hidup semakin pedes :D...

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari seekor kecoa terbalik tersebut :



  1. Terus Bergerak
    Kita sebagai manusia normal hendaknya selalu terus bergerak dalam menjalani kehidupan, baik dalam urusan dunia, terlebih lagi yang paling utama dalam kehidupan akhirat pastinya. jika kita diam, maka kreatifitas dan motivasi kita untuk bangkit, perlahan-lahan akan hilang, dan jadilah kita seseorang yang mati hati, sudah tidak ada tujuan dan target hidup. coba kita bayangkan bagaimana seekor kecoa (Binatang) yang tidak mempunyai akal, ia berusaha untuk bangkit melawan kemustahilan pada dirinya. dan kita sebagai manusia yang sudah diberi bentuk sempurna dan potensi yang besar, seharusnya kita harus lebih semangat dalam menghadapi ujian hidup. jika rasanya kita punya permasalahan, biasakan diri untuk bergerak, jangan nongkrong dirumah aja, ayoo silaturahmi ke saudara dekat, ketemen dekat, insyaALLAH wasilah rezeki akan datang. jangan pernah memikirkan pekerjaan apa yang untung dan profitnyanya besar, tetapi kerjakan apa yang kita bisa kerjakan walaupun dengan penghasilan yang sedikit, yang penting terus bergerak, dan yang paling utama, berdo'a kepada Allah Subahanawata'ala.
  2. Jangan Putus Asa
    dalam menghadapi segala permasalahan terkadang kita merasa tidak akan ada hal luar biasa terjadi untuk masalah kita, bahkan kita hanya bisa menggerutu di dalam hati dengan masalah itu. padahal kecoa sendiri memberikan kita pelajaran untuk tidak putus asa dalam melakukan apapun, terkhususnya menghadapi masalah hidup. mulailah untuk terus semangat dan melakukan sesuatu dengan didasari dengan keyakinan yang kuat, kalau Allah Subhanawata'ala pasti menolong hambanya yang mau berusaha dan tidak putus asa. ingatlah, pertolongan Allah sangat halus dan tepat waktu. jangan ragukan itu !
  3. Mencari Sandaran 
    Seekor kecoa itu selain mengandalkan kemampuan dirinya, ia juga berharap pertolongan dari manusia yang bisa membantunya untuk membalikkan badannya. nah, begitu juga kita sebagai manusia, kita juga butuh sandaran dalam menghadapi masalah yang kita hadapi, tentunya bukan mahluk, yang pasti adalah Allah subhanawata'ala. bukan nggak boleh curhat kemanusia, ya boleh aja, hanya sekedar saja dan tidak boleh berharap kepada manusia, karena kita tahu, bahawasanya segala kunci permasalahan yang kita hadapi ada pada Allah, maka dekati Allah dan minta padanya, maka masalah anda akan selesai. insyaALLAH...
Ayoo rekan-rekan, yang sedang punya masalah, mungkin seperti mustahil untuk diselesaikan, mari kita terus bergerak dan jangan putus asa serta selalu bersandar kepada Allah subhanawata'ala sang pengatur urusan kehidupan kita.

semoga artikel ini bermanfaat, jika rekan-rekan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share ke teman-teman anda...terima kasih...





Posting Komentar

© Copyright 2019 KLIK DIGITAL PEKANBARU - Menyediakan Jasa Digital di Pekanbaru

Form WhatsApp

Order ini akan langsung mengarah ke whatsapp anda.

Order Sekarang